Mengunjugi sebuah pantai nan indah dengan ombaknya yang sangat tenang,menjadikan Ai Lemak sebagai salah satu wisata terindah di Pulau Sumbawa, dimana jaraknya tidak jauh dari pusat kota. Hal itu menjadi salah satu faktor pendukung mengapa Ai Lemak menjadi pilihan bagi wisatawan saat ingin berlibur. Tak hanya keindahan lautnya,sunset yang di sajikanpun membuat siapaun tidak ingin melewatkannya. Pemandangan alam yang sangat luar biasa itu,ternyata ada di Pulau Sumbawa.

Sumbawa, 30 Oktober 2020, menjadi waktu bersejarah buat saya dan teman-teman Fakultas Hukum Universitas Samawa karena dapat mengunjungi Pantai Ai Lemak untuk berkemah semalaman disana. Keinginan untuk menenangkan diri dari kebisingan kota,membuat saya dan teman-teman berencana untuk berlibur bersama. Sebagai mahasiswa yang kegiatannya cukup padat meski di hari libur sekalipun, membuat kami memanfaatkan waktu senggang sebaik-baik mungkin dan kami rasa Ai lemak adalah pilihan yang sangat tepat.

Kegiatan yang kami lakukan disana salah satunya adalah diskusi santai. Hal tersebut untuk mengangkat kembali sejarah atau bahkan cerita rakyat mengenai Ai Lemak itu sendiri. Tujuannya pun sangat jelas,yaitu untuk berbagi informasi terkait isu-isu yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Melihat,legenda-legenda atau cerita rakyat mengenai sebuah tempat sudah menjadi hal yang sangat jarang kita jumpai akhir-akhir ini. Hal itu menyebabkan ketidak Tahuan kita terhadap sejarah yang mungkin sangat berkaitan erat dengan apa yang kita jumpai saat ini.

Malam hampir datang,menatap tajam di ujung laut itu, mengurai banyak tanya yang tidak satupun bisa menjawabnya. Mengingat ada banyak hal yang terjadi di hidup ini dan tak mungkin terlupakan. Keindahan pantai dan kehadiran kawan-kawan seperjuangan,menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya.  Sambil duduk di tepi pantai dan menatap senja,lantas mengingatkan masa lalu yang mungkin telah sangat kuat menyeret. Namun,bisa melihat senja sore itu adalah anugerah terindah bagi saya karena sudah mampu bertahan hingga  tahap ini.

Berdiam diri sambil menyaksikan senja larut dalam waktu,meninggalkan kesan yang sangat sendu di hati. Kebisingan kota,tumpukan tugas,bahkan rasa takut untuk melangkah,rasanya terbayar sudah oleh keindahan senja saat itu.

Berekemah di tepi pantai yang sangat indah, berada di bawah sinar bulan yang terang,membangun tenda,memasak makanan,serta saling menjaga,adalah kerja sama yang sangat baik. Dimana kita diajar untuk bisa saling membantu dalam keadaan apapun. Malam yang sangat tenang dengan di bumbui cerita-serita rakyat yang beredar selama ini,menjadi suatu pengetahuan yang mungkin tidak bisa kita temui di tengah-tengah perubahan zaman seperti saat ini. Maka malam itu,saya juga banyak belajar.

Ai Lemak memang merupakan salah satu wisata terindah di Pulau Sumbawa,namun akses jalan menuju pantainya sangat meyusahkan pengunjung terutama saat musim penghujan. Saya harap,pemerintah dapat segera mengolah jalan tersebut agar pengunjung juga nyaman ketika datang meski saat musim penghujan seperti saat ini.

 

Penulis : Rahmawati

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Samawa